Di Tengah Tantangan Program Makan Bergizi Gratis, Nanik Deyang Memilih Mundur Demi Kesehatan

Read Time:1 Minute, 24 Second

Jakarta – tabloidTEMPO – Di balik ambisi besar pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menghadirkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program prioritas nasional, kabar mengejutkan datang dari pucuk pimpinan Badan Gizi Nasional (BGN). Nanik S. Deyang resmi mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Kepala BGN, Rabu (22/7/2026).

Keputusan itu bukan dipicu dinamika politik ataupun polemik kebijakan. Nanik memilih menepi karena alasan yang jauh lebih mendasar: kondisi kesehatan yang mengharuskannya menjalani pengobatan penyakit jantung.

Asisten Khusus Presiden Bidang Komunikasi dan Kebijakan, Dirgayuza Setiawan, mengungkapkan bahwa pada Rabu pagi Nanik telah berpamitan langsung kepada Presiden Prabowo Subianto.

Dalam pertemuan tersebut, ia menyampaikan keputusannya untuk mundur agar dapat fokus menjalani perawatan medis.

“Beliau berpamitan kepada Presiden Prabowo untuk menjalani pengobatan jantung dan mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional,” ujar Dirgayuza.

Pengunduran diri itu menjadi perhatian publik karena terjadi ketika BGN tengah berada di fase krusial. Lembaga tersebut memikul tanggung jawab besar mengawal implementasi Program Makan Bergizi Gratis yang menyasar jutaan penerima manfaat di seluruh Indonesia.

Program unggulan Presiden Prabowo itu membutuhkan kepemimpinan yang kuat, koordinasi lintas sektor, serta pengawasan yang ketat agar berjalan sesuai target.

Meski melepas jabatan, Nanik disebut tetap memperoleh apresiasi dari Presiden atas dedikasinya selama memimpin BGN. Pemerintah juga memastikan proses transisi kepemimpinan akan dilakukan agar pelaksanaan program strategis nasional tidak mengalami hambatan.

Keputusan Nanik mundur sekaligus menjadi pengingat bahwa di balik jabatan publik yang sarat tanggung jawab, terdapat sisi kemanusiaan yang tak dapat diabaikan. Ketika kesehatan menjadi taruhannya, pengabdian harus memberi ruang bagi proses pemulihan.

Kini, perhatian publik tertuju pada langkah pemerintah menentukan sosok pengganti yang mampu menjaga kesinambungan Badan Gizi Nasional sekaligus memastikan Program Makan Bergizi Gratis tetap berjalan sesuai visi besar pemerintahan Presiden Prabowo.

(One)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Sumpah Seorang Perwira: Pesan Prabowo yang Menyentuh Nurani Pengabdi Negara
Next post Pelukan Seorang Ibu di Istana: Air Mata Haru Husniah Talenrang Iringi Putranya Resmi Menjadi Perwira Polri
Close