Pelukan Seorang Ibu di Istana: Air Mata Haru Husniah Talenrang Iringi Putranya Resmi Menjadi Perwira Polri

Read Time:1 Minute, 33 Second

JAKARTA – tabloidTEMPO – Di tengah kemegahan upacara pelantikan Taruna Akademi Militer (Akmil) dan Akademi Kepolisian (Akpol) di Istana Negara, Jakarta, terselip satu momen yang menyentuh hati.

Bukan hanya derap langkah para calon perwira yang menjadi perhatian, tetapi juga pelukan penuh kasih seorang ibu kepada putranya yang baru saja resmi mengemban amanah sebagai perwira Polri.

Di antara deretan keluarga yang hadir, Bupati Gowa, Hj. Sitti Husniah Talenrang, tampak menyaksikan langsung detik-detik bersejarah ketika putranya, Muhammad Azfar Afriansyah, resmi dilantik sebagai perwira Polri rabu 22/07

Sesaat setelah prosesi berakhir, Husniah bergegas menghampiri sang putra. Pelukan hangat yang berlangsung beberapa saat itu menjadi simbol dari perjalanan panjang yang akhirnya berbuah kebanggaan.

Air mata kebahagiaan tak mampu disembunyikan. Wajah sang ibu memancarkan rasa syukur, bangga, sekaligus haru setelah menyaksikan perjuangan Muhammad Azfar Afriansyah menuntaskan pendidikan yang dikenal penuh disiplin, tekanan, dan pengorbanan hingga berhasil menyandang pangkat perwira Polri.

Pemandangan serupa juga terlihat di berbagai sudut Istana Negara. Orang tua, saudara, dan keluarga para perwira baru saling berpelukan, menitikkan air mata, serta memanjatkan doa. Momen itu menjadi pengingat bahwa di balik setiap seragam kebesaran seorang perwira, ada keluarga yang setia memberikan dukungan, doa, dan pengorbanan tanpa henti.

Pelantikan Taruna Akmil dan Akpol bukan sekadar seremoni kenegaraan. Momentum ini menandai lahirnya generasi baru pemimpin TNI dan Polri yang akan memikul tanggung jawab besar menjaga kedaulatan negara, menegakkan hukum, serta melindungi dan melayani masyarakat dengan integritas, profesionalisme, dan loyalitas.

Bagi Husniah Talenrang, hari itu bukan hanya menjadi kebanggaan sebagai kepala daerah, tetapi juga sebagai seorang ibu. Melihat Muhammad Azfar Afriansyah berdiri tegap mengenakan seragam perwira menjadi jawaban atas doa, harapan, dan perjuangan yang telah mengiringi setiap langkah putranya sejak awal pendidikan.

Di Istana Negara, di tengah khidmatnya prosesi pelantikan, pelukan ibu dan anak itu menjadi salah satu momen paling mengharukan, sebuah kisah tentang cinta, pengorbanan, dan awal pengabdian Muhammad Azfar Afriansyah kepada bangsa dan negara Indonesia.

(One)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous post Di Tengah Tantangan Program Makan Bergizi Gratis, Nanik Deyang Memilih Mundur Demi Kesehatan
Next post Politisi PAN Jabal Dorong Rekonsiliasi Politik: Gowa Tak Boleh Terjebak Konflik Berkepanjangan
Close