TabloidTEMPO.com |PAPUA SELATAN – Ketua Yayasan Panti Asuhan Al Nursam mendapat kehormatan untuk mengisi hikmah peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang digelar di Markas Kodam XVII/Mandala Trikora, Papua Selatan, Jumat (16/1/2026).
Peringatan Isra Mi’raj tahun ini mengangkat tema:
“Dengan Meneladani Akhlak Mulia Rasulullah SAW, Membentuk Karakter Prajurit yang Prima Guna Menuju Indonesia Maju.”
Kegiatan keagamaan tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna, dihadiri oleh jajaran pimpinan Kodam XVII/Mandala Trikora serta tamu undangan dari berbagai unsur.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut antara lain:
Panglima Kodam XVII/Mandala Trikora Mayor Jenderal TNI Luki Aviyanto, S.I.P., M.Si. beserta Ibu,
Inspektur Kodam (Irdam) XVII/Mandala Trikora,
Para Asisten dan Kepala Badan Pelaksana (Kabalak) Kodam XVII/Mandala Trikora,Para Perwira, Bintara, Tamtama, serta ibu-ibu Persit Kartika Chandra Kirana,Para tamu undangan dari luar satuan.
Dalam sambutannya, Pangdam XVII/Mandala Trikora menegaskan pentingnya menegakkan shalat lima waktu serta meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi prajurit TNI.
“Dalam keadaan apa pun, kita harus memaksakan diri untuk menjalankan perintah Allah. Shalat adalah kewajiban yang tidak boleh ditinggalkan,” tegas Pangdam.

Ia juga mengingatkan empat sifat utama Nabi Muhammad SAW yang harus menjadi teladan, yakni Siddiq (jujur), Amanah (dapat dipercaya), Tabligh (menyampaikan kebenaran), dan Fathonah (cerdas).
“Kalau kita belum bisa mengikuti dengan sempurna, minimal kita berusaha mendekati sifat-sifat Rasulullah SAW tersebut,” ungkapnya di hadapan para hadirin.
Pangdam turut menyampaikan pesan reflektif mengenai pentingnya shalat sebagai tiang agama. Ia mengibaratkan shalat sebagai penopang utama kehidupan beragama.

“Sebuah atap seng akan terlihat kokoh dan indah ketika ada kayu atau besi yang menopangnya. Namun ketika penopang itu tidak ada, maka runtuhlah atap tersebut. Begitu pula shalat, jika tidak kita laksanakan, maka runtuhlah tiang agama kita,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa selama Allah SWT masih memberikan kesehatan dan kemampuan fisik, kewajiban shalat harus terus dijaga.
Peringatan Isra Mi’raj tersebut menjadi momentum spiritual yang memberikan pesan moral dan keagamaan yang mendalam, khususnya dalam membentuk karakter prajurit TNI yang religius, berakhlak mulia, dan berintegritas tinggi.(/*)red
